Pengikut

Rencanakan Ramadanmu, Raih Kebaikan di Bulan Penuh Berkah!

 

Ramadan 2024

kikichemist.com,- Kalau berbicara mengenai tahun, mungkin yang ada di kepala kita adalah kalimat “gak kerasa ya, udah 2024 aja”. Bener gak sih? Atau cuma aku yang berpikir seperti itu ya? Hmm ternyata makin hari waktu semakin berlalu begitu cepat, tanda-tanda apa ya? hehe

Perjalanan waktu yang kita lalui rasa-rasanya berjalan dengan cepat, bahkan banyak yang gak sadar kalau usianya ternyata udah masuk kepala dua atau udah mendekati kepala tiga tapi belum nikah, eh. 

Nah, perjalanan waktu yang terasa singkat ini juga berasa lantaran kita sudah mulai melihat kemunculan iklan marjan, atau kurma di berbagai tempat perbelanjaan, dan itu tandanya kita sudah mulai memasuki bulan Ramadan.

Perasaan baru kemaren lebaran, eh udah bulan puasa aja. begitu kalimat yang sering terdengar di antara penduduk bumi. Kita semua tau, bulan Ramadan merupakan sebuah bulan yang penuh dengan kemuliaan, yang mana di bulan ini kita akan memperoleh pahala yang berlipat untuk setiap kebaikan.

Tentu, banyak orang yang gak mau menyia-nyiakan hadirnya bulan ini. Begitupun aku, yang ingin berusaha maksimal memanfaatkan momen di bulan turunnya Al-qur’an ini. Meskipun di hari pertama Ramadan aku harus menerima dengan lapang dada karena kehadiran tamu bulanan, semoga aku masih belum ketinggalan banyak hal.

Beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan, aku memutuskan untuk membuat beberapa planning yang harus diselesaikan. Gak muluk-muluk, aku hanya akan memulai 2 hal, yaitu mencoba berusaha melatih konsistensi beribadah dan memperbaiki pola habbit yang sebelumnya terlanjur terabaikan. Nah, untuk mewujudkannya, ada 3 hal yang aku lakukan, Apa aja sih? Cekidot.

Tabel Kebaikan Ramadan

Tabel kebaikan ramadan

Aku membuat tabel kebaikan Ramadan. Tabel ini muncul secara tiba-tiba saat aku sedang merenung. Saat itu aku gak sadar kalo ternyata H-2 saat aku merenung akan memasuki bulan Ramadan. Perasaan, masih semingguan, ternyata udah mau dateng aja bulan kebaikan. Alhasil, dengan terburu-buru aku langsung mengambil laptop tua yang telah menemaniku sejak pertama kali kuliah.

Aku bertekad, Ramadan kali ini, pokoknya harus buat list ibadah harian, bermula dari seringnya aku kehilangan konsistensi, yang kadang awal ke pertengahan Ramadan ibadahnya menggebu, tapi mulai mendekati akhir seringkali semakin menurun. Padahal di sanalah letak keistimewaan tertingginya.

Akhirnya, aku membulatkan tekad, kali ini aku harus membuat table kebaikan Ramadan untuk ngeliat seberapa besar keberhasilan yang diraih, dan apakah lebih besar dari planning atau paling tidak bisa sesuai planning itu. Aku membuat list ibadah harian seperti yang ada di gambar ini, tapi sepertinya poin sedekah ketinggalan deh hehe, nanti harus ditambahin nih.

Ramadan challenge

Beberapa ibadah solat ditambah dengan nambah ilmu tipis-tipis jadi target utama ramadanku kali ini. Target yang tertulis dalam tabel merupakan target minimum yang harus aku upayakan di tengah kesibukan, dan harapannya aku bisa melampaui target minimum ini. Jangan lupa doain aku ya hihihi.

Ikut Kelas Online

Kelas online
Cara lain yang aku lakukan untuk memaksimalkan ikhtiar di bulan kebaikan ini, aku mengikuti kelas online dari SAF Original ustadz Salim A Fillah mengenai Perempuan Peradaban, dan kelas dari mosfeed.id ustadz Oemar Mita.

Huhu, sebenarnya target yang aku inginkan dari ikut kelas ini adalah membagikan isinya ke instagram seperti kelas sirah tahun kemarin.

Tapi, perhari ini tepatnya 3 Ramadan, belum ada yang aku bagikan. insyaAllah akan segera aku bagikan deh biar ilmunya juga bisa diambil oleh orang lain. Nanti, akan aku bagikan di story dan aku highlight ya.

Mulai Konsistensi di Bulan Penuh Berkah

Yup! Salah satu hal baik lain yang rencananya akan aku coba mulai adalah mencoba memulai segala sesuatu yang sempat terhenti.

Mengelola blog, mulai nulis lagi dan coba kirim ke media, mulai serius dengan tabungan, konsisten menghasilkan konten, mengulang hafalan yang terlupa, mengulang sirah yang udah dipelajari tapi lupa (astaghfirullah), intinya aku ingin menjalankan niat baik yang selama ini masih jadi niat doang.

Begitulah kira-kira, aku gagal memulainya di awal tahun 2024 kemarin, jadi aku memutuskan untuk memulai hal yang baik di bulan yang baik pula. Semoga bisa terealisasi dengan baik deh, kayaknya udah waktunya aku melakukan perubahan di hidup ini meskipun hanya 1%.

Katanya, mengubah 1% kebiasaan dihidupmu jauh lebih baik daripada gak melakukan apapun sama sekali. Haha, motivasi ini muncul juga karena aku sering ngeliat konten youtube pengembangan diri, tapi aku harap semua motivasi itu gak hanya jadi motivasi doang, tapi aku wujudkan perlahan. Gak ada kata terlambat, kan? Bismillah!

Penutup

Memulai kebaikan bisa kapan saja kita lakukan, tapi kalau kita sedang ada dalam bulan kebaikan, alangkah baiknya kita ikhtiarkan segala bentuk kebaikan di bulan ini dengan semaksimal mungkin. Semoga apapun yang kita rencanakan bisa terealisasi dengan baik ya! dan semoga Ramadanmu kali ini akan menjadi ramadan yang paling berkah, Allahumma Aamiin.
kikichem
Hello! Call me Kiki

Related Posts

Posting Komentar